Batik, Aset Warisan Budaya Indonesia

thumbnail_Merah Krem 4

Batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia sangat penting peranan dalam mengangkat budaya Indonesia di kancah internasional. Batik sebagai aset warisan budaya Indonesia sudah sering dipamerkan di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Melansir beritaVOA tanggal 12 Juli 2011 yang berjudul Batik Indonesia Semakin Mendunia, saya sangat bangga pamor batik di dunia semakin melambung, seperti tercermin dalam pameran batikberskala internasional oleh KBRI di Washington. Isteri Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Rosa Rai Djalal, membuka pameran batik bertajuk Indonesian Batik: World Heritage di KBRI Washington.
dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh Unesco pada 2 Oktober 2009. Untuk itu, kita sebagai bangsa Indonesia patut mempertahankan batik sebagai warisan leluhur Indonesia agar tidak diklaim negara lain. Kini setiap tanggal 2 Oktober 2012 dirayakan sebagai Hari Batik Nasional. Hal ini bertepatan dengan penetapan batik sebagaiWarisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2009 silam.Pasalnya, ancaman dari pengusaha asing yang tak ragu menggelontorkan banyak uang demi mencontoh motif batik Indonesia pasti merugikan pengrajin lokal Tanah Air yang membutuhkan dana karena sulit mengembangkan usaha dengan modal mandiri.

ü  Sejarah Batik

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Katabatik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan ‘malam’ (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing.  Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau polabatik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Seiring perkembangan zaman, kini corak batik mengalami perkembangan, yaitu beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, sketsa relief candi, wayang beber dan sebagainya. Hal ini seiring dengan perkembanganbatik yang semakin indah, syarat makna dan filosofi. Harmonisasi antar sesama manusia, manusia dengan alam dan sang pencipta, maupun harapan akan kehidupan yang lebih baik, semua tertuang dalam motif. Selama ratusan tahun, tentunya sudah tak terhitung lagi berapa lembar batik yang telah dihasilkan para pengrajin batik Indonesia.

ü  Daerah penghasil batik

Menilik daerah penghasil batik di Indonesia lebih didominasi oleh beberapa kota yang berada di pulau jawa seperti Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, Mojokerto, Tulungagung, Ponorogo,Banyumas, dan beberapa kota lain. Kini hasil karya kain batik dapat mudah ditemui dalam berbagai bentuk mulai dari baju berbahan batik, sepatu hingga tas berbahan batik. Seiring perkembangan zaman, batik online pun kini berkembang pesat dalam perekonomian bangsa khususnya melalui jejaring internet, guna memudahkan pecinta batik memilikinya. Nah, saat ini karya berbatik lebih mudah anda temukan di berbagai situs online yang menjual beraneka ragam karya khas batik. Jadi bagi anda yang ingin belanja batik, bisa langsung klik saja lewat situsonlinenya. Bentuk yang ditawarkan pun semakin unik, beragam dan bernilai jual tinggi. Tidak mengherankan jika menantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Anissa Larasati Pohan memperkenalkan batik sejak dini pada anaknya, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Selain itu, kecintaannya pada batik membuat ia membuka butik batik sekaligus toko batik dengan nama anaknya Alleira. Siapapun orangnya, bukan menjadi masalah untuk memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia ke kancah nasional hingga internasional sekalipun. Yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai generasi penerus bangsa dapat membawa nama baikbatik hingga cucu kita kelak bangga dengan memakai batik.

ü  Kegunaan Batik

Fungsi batik memang sejak dahulu amatlah penting bagi masyarakat Indonesia secara turun-temurun. Dahulu kain batik adalah pakaian keluarga Jawa yang biasa dipakai untuk kegiatan sehari-hari, atau sering disebut kemben. Kini kain batik, bagi masyarakat keturunan Jawa, sudah menjadi barang bernilai sosial tinggi untuk melamar anak gadis orang sebagai hantaran berupa kain batik ataupun karya berbatik lainnya. Sama halnya dengan songket yang menjadi syarat jika seseorang lelaki ingin melamar anak gadis Palembang.

Foto Koleksi Pribadi, Kain Batik sebagai Hantaran Pernikahan, 2011

unntuk melestarikan batik di Indonesia hampir seluruh pegawainya diharuskan memakai seragam batik setiap hari jumat, terlebih saat ini  batik sudah menjadi Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2009 silam. Tidak hanya itu, pada setiap acara formal ataupun resmi baju batik menjadi andalan tersendiri bagi seseorang yang mengenakannya akan terlihat lebih formil dan sopan. Hal ini sudah barang tentu menjadi keunggulan pemakaian batikbagi setiap orang. Ya..marilah kita perkenalkan batik mulai dari sabang hingga internasional agar kelestarian dan hak patennya terus terjaga hingga generasi selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s